April 26, 2012

Manusia dan Topengnya

0
Jika orang bertanya apa yang kau takuti, biasanya orang akan menjawab hantu, meski itu adalah jawaban yang salah karena yang seharusnya kita takuti adalah pencipta kita, Tuhan kita. Namun, jika pertanyaan itu terlontar padaku, maka akan aku jawab dengan lantang bahwa yang aku takuti adalah manusia -Kedua setelah Tuhan-.

Kau tahu kenapa?

Manusia bagiku adalah makhluk yang paling menakutkan -meski dengan parasnya yang cantik dan tampan- karena terlalu banyak wajah yang mereka miliki. Sangat sulit untuk bisa menebak maksud hati seorang manusia. Saat mereka memasang topeng tersenyum, kita tidak akan tahu seperti apa wajah mereka yang sesungguhnya. Mungkin kata bermuka dua sudah melekat pada kepribadian manusia kini.
Entah sejak kapan, rasa takutku ini sudah mengubah jalan pikiranku ketika aku berhadapan dengan seorang manusia. Modus tidak percaya yang selalu muncul pada saat berinteraksi dengan mereka semakin membuatku muak dengan topeng yang mereka pasang. Bahkan seorang yang bernama "teman" pun semakin membuatku tidak bisa percaya kepada sosok manusia, mereka bisa saja memasang topeng baik di depanku dan berbicara buruk di belakang, toh mereka juga manusia, yang juga bermuka dua...Kebenaran pun kini telah beralih fungsi dari yang antara hitam dan putih, kini telah menjadi abu-abu. Dan akhirnya...tak ada hasil paten jika itu berhubungan dengan manusia. 

#mungkin kini aku pun akan mulai mengumpulkan topeng untuk diriku.
Read more

Maret 28, 2012

A thing that can make my world very beautiful

0
Read more

Maret 11, 2012

Why it's not started when we meet at the first time

6

CINTA...Cinta mungkin tak akan pernah habis ketika kita ingin bercerita tentangnya. Tak bisa dilihat, tak bisa disentuh, namun bisa kita rasakan seutuhnya dengan hati ini. Selayaknya angin yang selalu berhembus disekitar kita, memberikan kesejukan dan kedamaian meski terkadang membawa debu yang membuat kita menangis karenanya.
Aku mungkin telah lelah saat rasa cinta itu menyakitiku berkali-kali. Mungkin aku telah lelah saat diriku tahu orang yang paling kusayangi, tempatku meletakkan seluruh cintaku, lebih memilih mencari bahagia dengan orang lain. Kekecewaan pada dirinya membuatku tenggelam di kegelapan. Jika orang berkata dunia itu berwarna, maka bagiku kini warnaku adalah hitam kelam, tak berguna dan tak berarti. Bahkan saat cobaan menimpaku, yang kuharapkan nyawa ini pergi kembali padaNya agar ku tak lagi rasakan rasa sakit darinya dan luka di tubuhku.
...Hingga dirinya datang dengan sejuta perhatian dan membawa harapan...
Awalnya, aku tak pernah berfikir untuk bisa meletakkan cintaku pada orang lain lagi setelah rasa cinta yang telah kupupuk 3 tahun lamanya kandas. Bahkan aku mengelak saat orang-orang mulai menggodaku saat aku bersamanya. 'Gak Mungkin lah' itu hal yang selalu kulontarkan saat kawan-kawanku mulai menggodaku, meski ia selalu menjemput dan mengantarku saat aku akan berangkat kuliah, menemaniku makan, dan bahkan bersedia mengantarku kemanapun aku mau pergi--padahal baru seminggu aku mengenalnya dan itupun dari jejaring sosial--.
Perhatiannya selama ini akhirnya membuat hatiku luluh juga. Saat ia tak mengabariku, diriku mulai mencari-cari keberadaannya. Aku mengira mungkin ini hanyalah rasa sesaat, mengingat belum genap seminggu aku bersama dengannya. Hingga...aku mulai sadar kalau hatiku telah terisi olehnya dan kenangan akan rasa cintaku di masa lalu telah pudar. Rasa bahagiaku pun sempurna saat ia mulai nyatakan rasanya padaku, meski ia tak pernah nyatakan langsung saat didepanku. Penantianku mungkin akan berakhir saat kutemukan cinta yang baru, pikirku.
Menanti-nanti saat ia nyatakan langsung perasaannya padaku, bahkan sering pula aku memancing-mancing dia agar ia berani ungkapkan langsung dihadapanku. 'Mungkin dia pemalu atau dia cuma ingin mempermainkan aku', itu yang selalu ada di benakku. Sampai akhirnya aku tahu alasan ia tak mau mengungkapkan perasaannya. Bukan karena malu, bukan karena ingin mempermainkan, tapi untuk menjaga perasaanku karena tak akan lama lagi ia bisa menemaniku disini.
Mendengarnya mengatakan itu membuat peluhku tak sanggup lagi kutahan... menangis dan terus menangis saat aku teringat waktunya disampingku bisa dihitung dengan satu tangan. Berpura-pura tegar saat dihadapannya dan berpura-pura tersenyum agar ia tak khawatir saat ia ingatkan waktunya yang tak lama lagi.
Aku hanya bisa ungkapkan rasaku yang sesungguhnya hanya saat bertukar pesan singkat-SMS-. Yang tak akan pernah aku lupakan perkataannya,
"kalau kamu kangen aku, kamu tutup matamu yank trus hirup udara dalam-dalam... rasain anginnya","Dirasain yank.sayangku ke kamu itu seperti angin, gak bisa dilihat tp cm bisa dirasain"
"3 tahun lagi, aku dateng ke rumahmu buat ketemu orang tuamu.. Aku janji itu"
dengan berat hati harus kuterima keputusannya, karena itu semua untuk masa depannya... bukan...tapi untuk masa depan kita.. :')
Aku tak berani berjanji bahwa hatiku ini akan terisi olehmu seumur hidupku. Aku pun tak akan menagih janjimu tiga tahun lagi. Namun yang kutahu, saat ini, esok dan nanti hidupku telah terpenuhi oleh rasa cintamu. Meski nanti kau kan melupakan janjimu itu, aku kini telah bahagia karena kau sempat berkata hal yang indah padaku, hal yang membuat tidurku tenang untuk menanti tiga tahun kedepan.

dedicated for Febriana Wulansari
Read more

Februari 14, 2012

Share Lagu Indie-Demi Teman

1
Tak selamanya apa yang terlihat dipelupuk mata adalah sesuatu yang sebenarnya. Oleh karena itu, bicara tak hanya dilakukan antar mulut, tapi lakukan antar hati.
Cinta tak harus dipaksakan, cinta tak harus dimiliki. Jika dipaksakan maka itu bukan cinta, tapi keserakahan...


DEMI TEMAN
By Witoardi Juniardhi

Tinggalah kepingan rasa cinta yang lama tlah ku pendam kepada dirimu
Gadisku yang selama ini ku puja dalam hatiku
Harapan bersama dirimu tak tercapai walau hanya sesaat
karna dia temanku yang slalu bersamaku kini telah memilikimu
Demi kau temanku ku rela melepaskan semua rasa cintaku pada dirinya
Hanya untukmu yang aku yakin bisa menjaganya
Dan demi kau gadisku ku rela menangis melihatmu bahagia bersama dirinya
agar ku dan dia tetap bersahabat tuk slamanya


like this

Demi Teman
Read more

Februari 12, 2012

Teman?

0

Aku tak benar-benar paham yang kau maksud dengan arti sebuah pertemanan. Aku tak muluk-muluk meminta sebuah persahabatan yang notabene susah untuk kita lakukan, jadi kujalani semuanya sesuai yang kau pinta. Hingga aku benar-benar kecewa arti pertemananmu hanya sebatas ini.

Tak mau bertanya, asal kau merasa benar pikirmu, maka yang lainnya salah. Simple sekali pemikiranmu...kalau dunia ini terbuat sesuai keinginanmu, tak tahu mau jadi apa lagi bentuknya. HAM tak lagi berfungsi, Polisi tak lagi peduli, hati nurani mungkin juga akan mati...

Setelah segala pengumpatanmu, kau hanya bilang itu sebuah salah paham?wkwkwk.. semakin lucu saja.. meski kau bilang salah paham, kau terus saja melakukan kesalahan yang sama.

Sekolah memang tak hanya mengajarkan tentang pelajaran, tapi juga mengajarkan pendidikan. Sudah berpendidikan kah kamu? Sudah layak dikatakan berpendidikan?
Memandang orang rendah, padahal tak sedikitpun yang baik dari hidupmu. Bahkan dari semua cerita hidup yang kau banggakan itu, pasti ada sisi buruk yang kau lakukan.

Menyesal aku yang pernah membelamu, menyesal aku yang telah berkorban untukmu. menyesal aku telah meneteskan air mata atas perkataanmu..dan menyesal saat ku anggap kau temanku...
Read more

Ketika Sang Lakon Bisa Dibeli dengan Harta dan Wanita

0
Dunia dengan segala kehidupan yang ada di dalamnya tak henti-hentinya meninggalkan sebuah cerita yang unik, yang bahkan sesekali membuat kita tertegun dan terheran karenanya. Tak akan ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan kecuali Dialah yang membuat cerita. Kita sendiri pun tentu tak kan sanggup menebak apa yang akan terjadi di  masa depan. Sebuah konsepan atau rencana pun hanya akan menjadi sebuah rencana jika pembuat alam semesta ini lebih berkehendak lain dan Dia sesekali memberikan kita pelajaran hidup dengan menunjukkan sebuah cuplikan drama kehidupan dari sebagian kecil cerita panjang yang telah Dia buat. Dengan melihat tingkah para lakon (pemain) yang berbeda-beda, kita telah dibuat belajar untuk memahami secuplik fase dalam kehidupan.

Seperti yang kini kualami dan kusaksikan, sebuah drama yang cukup membuatku mengerti bahwa suatu wibawa manusia bisa turun drastis berkalang tanah akibat dari tingkah sang lakon itu sendiri. Ketika harga diri dan wibawa sang lakon bisa dibeli dengan harta dan wanita. Mungkin itu sekilas terlihat hanya sebagai ungkapan semata. Namun, itulah drama yang kini terjadi panggung drama  kehidupanku.
Sempat diri ini merasa kagum dengan sosok seorang tokoh yang ada di hadapanku kini. Untuk namanya, panggil saja dia si Cantik, meski ia bukan seorang wanita--karena kupikir ia lebih pantas aku samakan dengan seorang wanita yang selalu manja dan sedikit nakal--. Si Cantik yang begitu mempesona dengan segala apa yang ia miliki, baik itu tutur katanya, pendidikannya yang telah lalui, dan juga segala puji-pujian tentangnya dimanapun ia melangkah. Sedih, memang, ketika aku yang dulu sempat mengaguminya mengetahui sosok lain yang benar-benar bisa membuatku merasa jijik ketika melihatnya. Rasa kagum dan hormatku sirna seketika saat aku melihatnya -seorang tokoh yang beragama, berpendidikan, dan berwibawa- menodahi pujian orang lain hanya karena seorang wanita, padahal ia telah memiliki seorang perempuan yang telah ia berikan janji setia seumur hidup. Semua yang ia miliki bisa ia berikan kepada si wanita...kekuasaannya...hartanya... bahkan harga dirinya pun akan ia berikan jika ia bisa memiliki sang wanita. Mungkin terdengar seperti hal yang wajar terjadi di dunia ini. Namun, tetap saja itu adalah hal tabu yang tak pantas dilakukan olehnya, meski ia mendasari dengan kata cinta dan merupakan hak setiap orang untuk mencintai.
Dengan melihat kejadian itu, aku baru menyadari begitu bobroknya dunia ini. Karena harga diri, martabat, dan wibawa sang lakon bisa dibeli hanya dengan sebuah materi(harta) dan seorang wanita. 
Seorang pemimpin akan melakukan apa yang kita inginkan jika kita berikan ia harta melimpah. Dan semua yang kita inginkan dapat kita dapatkan, jika kita bisa menjadi sang wanita.

Read more

Latinka-Aku Bisa Mati

0
Takdirmu takdirku memberi kita cinta sempurna
Hatimu hatiku merasuk dalam kisah yang indah
tak pernah terfikirkan aku melangkah jauh tanpamu
tak pernah terbayangkan jika bukan cintamu yang temani aku

Aku bisa mati bila tak ada kamu, bila tak di sisi
Aku bisa mati takkan ku bertahan tanpa cintamu


Takdirmu takdirku memberi kita cinta sempurna
hatimu hatiku merasuk dalam kisah yang indah
tak pernah terfikirkan aku melangkah jauh tanpamu
tak pernah terbayangkan jika bukan cintamu yang temani aku

Aku bisa mati bila tak ada kamu, bila tak di sisi
aku bisa mati takkan ku bertahan tanpa cintamu

aku bisa mati (bila tak ada kamu, bila tak di sisi)
aku bisa mati takkan ku bertahan tanpa cintamu

Read more

Februari 10, 2012

Cowboy Junior-Kamu

2

kamu buat aku tersipu buatku malu-malu
saat bersamamu, saat ku sapa dirimu
aku kok merinding buluku, kok jadi gugup aku
saat bersamamu, saat kau senyum padaku
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama aku bertanya facebook-mu apa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu
nanti aku follow twitter-mu aku tunggu retweet-mu
agar aku tahu sukakah kamu kepadaku
mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama aku bertanya facebook-mu apa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu
yeah cuma kamu cuma kamu yang bisa membuatku
tidur tak tentu memikirkanmu pujaan hati
oh kamu cantik sekali
oh Tuhan aku hanya ingin dia tahu
kau lucu kau sangat lucu
mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama aku bertanya facebook-mu apa nomermu berapa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu
mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama (sejak pertama) aku bertanya
(kulihat senyumanmu lirikanmu begitu cantiknya kamu)
facebook-mu apa nomermu berapa
mungkin inilah rasanya cinta pada pandang pertama
senyuman manismu itu buat aku dag dig dug melulu
kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu
kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu kamu

Read more
 
Copyright 2011 BLOW UP. Designed by Cute Templates Blogger.
Thanks to: Link 1, Link 2, Link 3.